Mengapa perancangan interaksi menghasilkan interface yang buruk?
- Perancang terlalu memperhatikan ke fungsi dibanding penggunaan
- Perancang tidak mempunyai pemahaman yang cukup dalam merancang interface
- Rancangan yang baik tidak mudah – tidak sekedar masalah warna, layout maupun penggunaan ikon
- Perancang merancang untuk dirinya sendiri dan menggenalisir yang lain
- Perancang merencanakan untuk ”menambah interface yang baik ” di akhir proses perancangan namun kemudian kehabisan waktu
- User selalu ”toleran” terhadap interface yang buruk.
• Perancangan berpusat pada pengguna memerlukan :
1. Berfokus pada ketrampilan user
Mendukung pencapaian tujuan dan sasaran yang diinginkan
2. Mengembangkan kriteria penggunaan secara spesifik
Identifikasi dokumen dan penggunaannya secara khusus dan harapan pengguna yang berpengalaman, dan lakukan ”uji regresi penggunaan”
3. Gunakan aturan yang terukur
Reaksi user dan skenario penggunaan petunjuk, simulasi, dan prototipe diawasi, dicatat dan dianalisa terhadap pengguna lain
4. Berulang
Nothing is perfect first time. Rancang, bangun, evaluasi dan kemudian rancang ulang, bangun kembali, re-evaluasi.
• Mengapa mementingkan user ?
- Apakah sistem membantu pencapaian tujuan?
- Apakah mudah dalam berinteraksi dengan sistem?
• Mengelola harapan / keinginan
- Apakah keinginannya cukup realistis dibanding kemampuannya
- Tidak ada kejutan, tidak mengecewakan
- Pelatihan yang cukup waktu
- Komunikasi yang intens
• Kembangkan ”kepemilikan”
- Anggap pengguna sebagai pemilik
- Lebih menerima dan memaklumi segala masalah
- Dapat memberi perbedaan yang cukup untuk produk baru
• Siapakah pengguna (user)?
Mereka yang :
- Bekerja menggunakan sistem untuk mencapai tujuan :
Secara terus-menerus dan terampil
Tidak rutin dan tidak terampil
- Mengelola user langsung
- Memerlukan pengembangan diri berulang
Menurut saya Sistem Interaktif yang berdaya guna besar adalah suatu sistem yang dapat berdampak positif bagi si pemakai dan berguna bagi yang memakainya.Sistem interaktif yang dijadikan suatu aplikasi menjadi dapat didayagunakan untuk meningkatkan akan keberhasilan suatu sistem aplikasi.Maka dari itu pertanyaan kali ini adalah bagaimana suatu sistem interaktif dapat dibuat atau dibangun supaya mempunyai dayaguna yang tinggi, dan memang pada umumnya suatu sistem interaktif yang berhasil atau sukses diyakini akan meningkatkan dayaguna dari sistem tersebut.
Selasa, 02 Maret 2010
Kamis, 18 Februari 2010
Interaksi Manusia dan Komputer
Bidang ilmu interaksi manusia dan komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana mendesain, mengevaluasi, dan mengimplementasikan sistem komputer yang interaktif sehingga dapat digunakan oleh manusia dengan mudah. Interaksi adalah komunikasi 2 arah antara manusia (user) dan sistem komputer. Interaksi menjadi maksimal apabila kedua belah pihak mampu memberikan stimulan dan respon (aksi & reaksi) yang saling mendukung. Jika salah satu tidak bisa, maka interaksi akan mengalami hambatan atau bahkan menuju pembiasan tujuan.
Computer selalu berkembang dari masa ke masa, system operasinya pun terus berkembang sampai dengan saat ini. Ada banyak bahasa pemrograman dalam pengoprasian computer misalnya QBasic, Visual Basic, java dan lain sebagainya.
Computer selalu berkembang dari masa ke masa, system operasinya pun terus berkembang sampai dengan saat ini. Ada banyak bahasa pemrograman dalam pengoprasian computer misalnya QBasic, Visual Basic, java dan lain sebagainya.
Rabu, 06 Januari 2010
materi manajemen proyek dan resiko

Manajemen risiko adalah suatu pendekatan terstruktur/metodologi dalam mengelola ketidakpastian yang berkaitan dengan ancaman; suatu rangkaian aktivitas manusia termasuk: Penilaian risiko, pengembangan strategi untuk mengelolanya dan mitigasi risiko dengan menggunakan pemberdayaan/pengelolaan sumberdaya. Strategi yang dapat diambil antara lain adalah memindahkan risiko kepada pihak lain, menghindari risiko, mengurangi efek negatif risiko, dan menampung sebagian atau semua konsekuensi risiko tertentu. Manajemen risiko tradisional terfokus pada risiko-risiko yang timbul oleh penyebab fisik atau legal (seperti bencana alam atau kebakaran, kematian, serta tuntutan hukum. Manajemen risiko keuangan, di sisi lain, terfokus pada risiko yang dapat dikelola dengan menggunakan instrumen-instrumen keuangan.
Sasaran dari pelaksanaan manajemen risiko adalah untuk mengurangi risiko yang berbeda-beda yang berkaitan dengan bidang yang telah dipilih pada tingkat yang dapat diterima oleh masyarakat. Hal ini dapat berupa berbagai jenis ancaman yang disebabkan oleh lingkungan, teknologi, manusia, organisasi dan politik. Di sisi lain pelaksanaan risk manajemen melibatkan segala cara yang tersedia bagi manusia, khususnya, bagi entitas manajemen risiko (manusia, staff, dan organisasi).
Manajemen proyek adalah cara mengorganisir dan mengelola sumber penghasilan yang penting untuk menyelesaikan proyek.
Hal pertama yang harus dianggap sebagai manajemen proyek adalah bahwa proyek ini diantarkan dengan batasan yang ada. Hal kedua adalah kemungkinan terbaik distribusi sumber daya. Manajemen proyek adalah seni mengontrol baik hal selama proyek, dari sejak dimulai sampai selesai.[
Tugas Softskill

Proyek Membuat Rumah Minimalis
1. Menentukan lokasi
Jika Anda memutuskan untuk membangun rumah Anda sendiri, maka hal pertama yang penting untuk dilakukan adalah memilih lokasi lahan yang akan dijadikan rumah tempat tinggal Anda. Di sini Anda perlu berhati-hati karena tidak semua pihak yang menjual atau menawarkan tanah tersebut mau dengan gamblang menjelaskan asal usul atau sejarah lahan yang dijual — apakah bekas areal persawahan, perkebunan, rawa, atau bahkan kuburan. Kenapa ini penting? Karena dengan mengetahui sejarah tanah tersebut kita dapat memperkirakan kondisi tanah saat ini dan sekaligus menentukan jenis dan tipe pondasi yang akan digunakan, serta menentukan efisiensi biaya dalam membangun rumah impian kita. Sehingga kita juga tidak terpengaruh dengan harga perumahan murah.
Kondisi tanah bekas persawahan atau rawa biasanya tidak stabil, sehingga disarankan untuk melakukan pengetesan kekerasan tanah terlebih dahulu guna mendapatkan informasi mengenai kepadatan dan kekuatan tanah. Tanah jenis ini juga seringkali tidak bisa menggunakan pondasi batu kali, apalagi jika kita berencana untuk membangun rumah tingkat. Tidak hanya tingkat atas, untuk pembuatan basement (bangunan bawah tanah) pun agak sulit karena membutuhkan keahlian dan penanganan khusus agar tidak terjadi kebocoran. Dan tentunya perlu juga diperhatikan masalah lantai nantinya, misalnya bagaimana cara poles marmer dan merawatnya, pondasi rumah, dll.
Bagaimana dengan tanah bekas perkebunan? Untuk lahan jenis ini biasanya rawan terdapat rayap. Untuk mengatisipasinya, pada tahap penggalian perlu dilakukan pekerjaan antirayap. Selain itu, untuk menghindari berkembangnya rayap lebih lanjut, konstruksi kayu yang digunakan juga perlu dilindungi dengan obat antirayap yang kini banyak beredar di pasaran.
2. Menentukan konsep rumah yang akan dibuat
Untuk masalah biaya tentunya sudah dipersiapkan, ada juga yang memanfaatkan kredit tanpa agunan, tabungan, dll.
Menentukan elemen-elemen atau interior rumah tersebut, seperti elemen kamar tidur, untuk itu diperlukan renovasi yang efisien .
Berikut langkah-langkah renovasi efisien
1. Kamar tidur anak digeser ke bagian belakang. Kamar anak akan menempati sebagian lahan terbuka di halaman belakang. Proses ini menghasilkan satu kamar anak yang lebih besar, berukuran 3mx3m.
2. Untuk membuat kamar anak, mereka hanya membuat atap dan membangun sebuah dinding baru di belakang. Tiga bidang dinding lainnya merupakan dinding lama. Dengan begitu, biaya yang dikeluarkan lebih hemat.
3. Penggeseran letak kamar anak menyisakan ruang baru pada area "bekas" kamar anak tadi. Area ini dimanfaatkan sebagai ruang keluarga.
4. Penggeseran ruang ke bagian belakang membuat space di bagian tengah cenderung menjadi lebih gelap. Untuk itu dibuat skylight. Hal yang sama (dengan ukuran 80cmx100cm) juga dipasang di ruang keluarga. Skylight terbuat dari akrilik 3mm (sebagai plafon) dan geteng kaca pada atap. Agar sinar matahari tidak terlalu berpendar, lubang skylight diberi pembatas seperti cerobong asap dari tripleks. (Foto: 02)
5. Kamar tidur dan kamar mandi pembantu dibuat di belakang kamar mandi utama. Penempatan kamar mandi pembantu berdampingan dengan kamar mandi utama, membuat mereka tak perlu perlu lagi membuat saluran pembuangan limbah yang baru. Saluran limbah kamar mandi baru bisa mendompleng saluran limbah kamar mandi utama.
6. Langkah akhir adalah memperbaiki elemen bangunan yang rusak. Plafon yang rusak dibuat baru. Keseluruhan lantai keramik pun diganti.
Langganan:
Postingan (Atom)